Obat generik
3 Awalan
Saat ini penggunaan obat generik sangat umum di kalangan masyarakat,dari puskesmas,klinik, hingga apotek sudah menjual obat tersebut,namun pengetahuan dan kegunaan di halayak umum masih menganggap bahwasanya obat generik adalah obat yang tidak berkualitas dan mempunyai efek yang berbeda dengan obat paten bahkan ada beberapa orang menganggap obat generik adalah obat berbahaya.
Padahal secara pembuatan dan kegunaan obat generik sama dengan obat paten,lalu apa penyebab stigma bahwa obat generik itu berbeda dengan obat paten?, disini saya berusaha menjelaskan mengapa ada anggapan dan apa yang mempengaruhi masyarakat umum tentang obat generik dan obat paten berbeda.
Jungkit jungkit
Obat generik adalah obat yang mengandung bahan aktif yang sama, kekuatan yang sama, bentuk sediaan yang sama, dan cara penggunaan (rute pemberian) yang sama dengan obat bermerek aslinya.
Secara bahan dan kekuatan obat generik mempunyai kesamaan dengan obat paten keterangan tersebut sudah banyak di berbagai macam media digital namun apakah secara pengetahuan masyarakat sudah mengetahuinya?
Berdasarkan RISKESDAS tahun 2013 sebanyak 31.9% rumah tangga pernah mendengar atau mengetahui obat generik angka tersebut menunjukkan masih rendahnya tingkat pengetahuan di masyarakat perkotaan dan pedesaan
Sedangkan Penggunaan obat generik di Indonesia bervariasi; di fasilitas kesehatan pemerintah, rata-ratanya cukup tinggi (misalnya, 69,16% di RSUD Dr. Sutomo pada pertengahan 2024, 93,69%-100% di puskesmas), namun secara nasional penggunaannya berkisar sekitar 45% hingga 83% pada tahun 2024.

Komentar
Posting Komentar